Festival Kampung Didorong Jadi Identitas Baru Kota Yogyakarta

  • Administrator
  • Rabu, 24 Juni 2026 20:27
  • 7 Lihat
  • Sorotan

Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas daerah sebagai “Kota Festival” melalui berbagai kegiatan berbasis kampung. Upaya ini dinilai menjadi strategi penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, dan potensi lokal kepada masyarakat luas sekaligus wisatawan.

 

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan selama ini setiap wilayah di kota tersebut memiliki potensi yang berbeda dan layak dikembangkan menjadi festival unggulan. Menurutnya, potensi itu bisa menjadi daya tarik khas yang memperkuat karakter masing-masing kemantren.

 

Pemkot berharap seluruh 14 kemantren di Yogyakarta nantinya memiliki agenda festival andalan sendiri. Dengan begitu, setiap wilayah bisa menonjolkan keunikan budaya, tradisi, maupun sejarah lokal yang selama ini belum banyak dikenal publik.

 

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, festival kampung juga dinilai mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Produk lokal seperti kuliner khas, kerajinan, hingga hasil kreatif warga dapat diperkenalkan lebih luas dan berpotensi meningkatkan pendapatan warga setempat.

 

Salah satu contoh pengembangan potensi itu terlihat di Kampung Wisata Sayidan. Ketua kampung wisata, Diajeng Endah Pramita Wardani, menyebut kawasan tersebut memiliki kekuatan di sektor produksi kain crinkle yang sudah bertahan puluhan tahun serta aktivitas seni musik generasi mudanya yang terus berkembang.

 

Dalam festival bertajuk Heritage Walking Tour, pengunjung diajak menyusuri sejumlah titik bersejarah di kawasan Sayidan, mulai dari Jembatan Sayidan, Kelenteng Fuk Ling Miau, hingga Rumah Gothic. Program ini menjadi contoh bagaimana wisata sejarah, budaya, dan ekonomi lokal bisa dipadukan dalam satu festival yang memperkaya pengalaman wisata di Yogyakarta.

 

Foto:  Istimewa

Pariwisata

Komentar

0 Komentar